KIMIA HERBAL

Oleh :  Mahbub Alwathoni,  | Pengajar dan Peneliti organologam antikanker |

Ada banyak orang yang belum mengetahui tentang konsep kimia secara benar, sehingga istilah kimia menjadi sesuatu yang berbahaya atau tidak baik. Lebih repot lagi kata kimia yang memiliki arti kurang baik/berbahaya ini disampaikan oleh dokter kepada pasiennya. entah, ini karena si dokter kurang tahu, atau karena si dokter punya proyek jualan obat herbal sehingga ikut memberikan persepsi negatif tentang kimia.  Adakah sesuatu dijagat semesta ini yang tidak mengandung kimia (?).  Semua material apa saja yang terserak dijagat raya ini adalah kimia. Segala entitas apa saja, yang memiliki massa, bisa dideteksi oleh indera adalah termasuk kajian-kajian kimia, termasuk juga jamu yang dijual pedagang jamu yang selalu saja bilang obatnya tidak mengandung bahan kimia.

Pada laman kimia herbal ini, kami akan menjelaskan mengenai miskonsepsi kimia berdasarkan terminologinya.  Dalam bidang kimia medisinal atau farmasi, obat dapat dibedakan menjadi dua jenis berdasarkan sumbernya, yaitu : bahan kimia sintesis dan bahan kimia alami (herbal/natural).  Bahan kimia sentesis, adalah bahan-bahan kimia yang sengaja dibuat/disintesis dilaboratorium, bahan yang dibuat ini berdasarkan riset dapat 'mengobati' beberapa jenis penyakit. Misalkan aspirin, adalah (Asam asetilsalisilat, asetosal, aspro, rhonal). Digunakan sebagai analgesik-antipiretik dan antirematik. Pemberian aspirin dalam dosis rendah dan dalam waktu yang lama dapat digunakan untuk mencegah serangan jantung, contoh lain sebut saja adalah cis-platine CoCl2(NH2)2 yang selama ini masih digunakan sebagai obat chemoteraphy pada penderita kanker.  Obat-obat yang tersebut diatas adalah jenis obat-obatan kimia sintesis.

Sedangkan bahan kimia alami adalah semua bahan, zat atau senyawa-senyawa yang dijumpai pada produk-produk alam.  Sebagai contoh yang paling mudah adalah alkohol C2H5OH (ethanol), dalam bidang medis sering digunakan sebagai antiseptik - pembunuh kuman.  Ethanol tersimpan dalam semua jenis karbohidrat (singkong, beras, kentang, gandum dan sebagainya), melalui proses fermentasi dilanjutkan dengan destilasi, akhirnya kandungan alkohol yang tersimpan dalam tanaman dapat dipisahkan dan diambil alkoholnya.  Jadi, semua bahan termasuk juga obat-obatan, baik yang dijual di apotik atau toko jamu (obat herbal) adalah bahan-bahan kimia, perbedaanya adalah sumber bahan kimia aktif (sebagai obat), dapat diperoleh melalui dua jenis ; melalui sintesis (buatan - reaksi kimia) atau ekstraksi dari bahan-bahan alam.

Berikut ini adalah bahan-bahan aktif yang memiliki khasiat sebagai obat yang berasal dari bahan kimia alam.

No  Nama Tanaman     Keterangan      
1.

Mengkudu (Morinda citrifolia)

Hasil gambar untuk mengkudu

Buah mengkudu merupakan sumber yang kaya akan vitamin C, vitamin A, vitamin B kompleks beberapa, kalsium, sulfur, kalium, fosfor, dan asam amino esensial tertentu seperti fenilalanin dan tirosin yang memiliki manfaat untuk tubuh manusia.  Buah mengkudu merupakan buah banyak manfaat karena memiliki lebih dari 150 fitonutrien. Fitonutrien adalah senyawa yang ditemukan dalam tanaman selain vitamin, mineral dan macronutrients. Fitonutrien memiliki anti-inflamasi, anti-virus, anti-bakteri, meningkatkan imunitas seluler dan sifat perbaikan sel tubuh. Beberapa fitonutrien yang diakui dalam buah mengkudu adalah senyawa organik yang disebut antrakuinon, yang bertindak sebagai agen anti-bakteri. Selain itu phytonutrisi penting adalah proxeronine, prekursor untuk xeronine, alkaloid, yang bekerja pada tingkat molekuler, memperbaiki sel yang rusak untuk meningkatkan fungsionalitas. Jus mengkudu adalah sumber antioksidan yang tinggi.  Karena mengandung zat antioksidan yang tinggi,mengkonsumsi mengkudu dengan teratur dapat menghindari diabetes, kanker dan beberapa jenis penyakit dalam lainnya. Sirup mengkudu sekarang banyak dijual dipasaran, alangkah baiknya diolah sendiri karena buah jenis perdu ini sangat banyak dijumpai disekitas kita.
2.

Kunyit (Curuma domestika)

Hasil gambar untuk kunyit putih

Sebagai salah satu tanaman herbal, memang kunyit putih digunakan sebagai esep pengobatan tradisional untuk berbagai ramuan untuk jamu. Memang rasa yang dihasilkan dari tanaman herbal seperti pada manfaat kencur ataupun manfaat temulawak ini sangat tidak enak, namun ternyata memiliki khasiat baik bagi tubuh yang tersimpan pada kandungannya. Kunyit putih mengandung minyat atsiri yang juga terdapat pada manfaat daun kelor.  Selain itu pada penelitian yang banyak dilakukan, ternyata manfaat kunyit putih mangandung sejumlah zat yang mampu mengendalikan gejala kanker karena mampu menahan peradangan dan pembengkakan jaringan tubuh. Kunyit putih ini juga dapat mengatasi keputihan untuk mrnghindarkan terjadinya permasalahan yang lebih serius seperti gejala kanker serviks.
3.

Sirsak (Annona muricata)

Hasil gambar untuk sirsak

Sirsak mengandung banyak serat untuk memfasilitasi gerakan pencernaan dan usus, dan dapat membantu mengontrol kadar kolesterol. Selain itu, buah ini juga dapat membantu Anda mengontrol nafsu makan dan kontrol berat badan.  Sirsak merupakan makanan sehat yang dapat meningkatkan asupan kalium untuk tubuh Anda. Kalium sangat penting bagi tubuh karena membantu otot-otot, tulang kontraksi, pencernaan dan mengatur tingkat tekanan darah yang sehat.  Daun sirsak dapat meningkatkan daya tahan tubuh dari serangan berbagai pernyakit. Daun sirsak juga bisa membunuh/menghambat sel-sel kanker.  Pemanfaatan daun sirsak untuk menghambat sel-sel kanker dapat dilakukan dengan cara merendam daun sirsak diair panas, kemudian secara rutin meminumnya.
4.

Sarang semut

Hasil gambar untuk sarang semut

Secara empiris Sarang Semut telah terbukti dapat menyembuhkan beragam penyakit ringan dan berat, seperti kanker dan tumor, asam urat, jantung koroner, wasir, TBC, migrain, rematik dan leukemia.  Kemampuan Sarang Semut secara empiris juga dapat digunakan untuk pengobatan berbagai jenis kanker/tumor. Diduga kuat berkaitan dengan kandungan flavonoidnya. Ada beberapa mekanisme kerja dari flavonoid dalam melawan tumor/kanker, misalnya inaktivasi karsinogen, anti-proliferasi, penghambatan siklus sel, induksi apoptosis dan diferensiasi, inhibisi angiogenesis, dan pembalikan resistensi multi-obat atau kombinasi dari mekanisme-mekanisme tersebut.  Pemanfaatan : rendam sarang semut dalam air panas sampai beberapa jam hingga warna air menjadi keruh kecoklatan, kemudian minum secara teratur.
5.

Manggis

Hasil gambar untuk manggis

Senyawa xamthone atau senyawa anti-kanker yang terdapat pada buah manggis bermanfaat baik untuk memperlambat proses tumbuhnya sel-sel kanker pada usus besar, dan kanker hati. Bahkan kandungan xanthone juga mampu memperlambat pertumbuhan sel-sel penyebab penyakit leukemia.  Catechins yang ada pada buah manggis ternyata dapat mengalahkan Vitamin C serta vitamin E yang ada dalam tubuh kita. Padahal dengan Vitamin C dan E inilah yang berguna untuk menangkal tubuh dari adanya radikal bebas. Nah usahakan konsumsi buah manggis setiap hari rutin supaya anda dapat terhindar dari dari radikal bebas, dan tentunya anda juga akan mendapatkan cadangan antioksidan alami yang  melimpah dari buah manggis. kandungan Xanthone pada buah manggis, selain bermanfaat untuk mencegah penyakit diabetes dan penyakit jantung, zat Xanthone ini juga bermanfaat untuk melunakkan kembali sel-sel membrane yang sudah membesar dan mengeras bersama besarnya tubuh kita.
6.

Buah bit

Hasil gambar untuk buah bit

Manfaat pertama dar buah bit adalah sebagai obat hati, pembersih alami ginjal dan kandung empedu, selain itu juga dapat membersihkan dan menetralkan racun di dalam tubuh . Melawan infeksi dan radang serta mengatasi masalah batu ginjal. Kombinasi jus bit, wortel dan ketimun, adalah salah satu cara terbaik untuk membersihkan ginjal dan kandung empedu dari racun yang tertimbun di kedua organ penyaring tersebut.  Bit juga bermanfaat untuk detoksifikasi (pembuangan racun) dan pembersihan isi perut kita, serta masalah wasir.
7.

Daun Beluntas

Hasil gambar untuk daun beluntas

Khasiat daun beluntas bisa dipakai sebagai obat radang (inflamasi) dan obat diare dikarenakan kemampuannya dalam menghambat pertanaman bakteri S. aureus dan E. coli. TBC dan kanker kelenjar juga dapat diobati dengan daun beluntas : extrak batang dan daun beluntas, extrak gelatin dari kulit sapi, Laminaria japonica (rumput laut). Bahan-bahan ini ditim sampai lunak, Ialu dimakan.  Daun beluntas berkhasiat juga untuk menambah nafsu makan "Stomakik", serta membantu pencernaan. Kandungan zat yang sangat berguna dari daun beluntas adalah: Alkaloid dan minyak atsiri.
8.

Rumput Teki

Hasil gambar untuk rumput teki

Dalam mengobati kencing batu atau busung air, umbi rumput teki bisa digunakan. Caranya yaitu dengan menggrepek umbi rumput ini dan kemudian diseduh dengan air panas dan diminum. Umbi rumput teki juga berkhasiat dalam mengobati beberapa jenis penyakit termasuk keputiham, haid tidak teratur, menyembuhkan keputihan, sebagai obat penenang, melancarkan buang air besar, dan mempercepat pembekuan darah pada luka. Caranya yaitu dengan meminum air rebusan umbi rumput teki. Sedangkan untuk urusan melancarkan buang air kecil, maka umbi rumput teki, daun pegagan dan alang-alang bisa diramu sebagai obat.
9.

Binahong

Hasil gambar untuk binahong

Bahan kimia aktif yang dikandung oleh binahong manfaatnya antara lain, untuk mencegah penyakit stroke, mengatasi maag, menyembuhkan luka, mengatasi asam urat, dan mengatasi kolesterol. Stroke merupakan penyakit yang sangat mematikan.  Cara paling mudah dalam memanfaatkan tanaman ini adalah dengan disayur, mengkomsumsi daun ini sangat banyak manfaatnya.